Pedagang/Pengusaha kerjanya tidak diatur-atur?

Kategori Bisnis, Motivasi0 Komentar

Oh iya, sebelumnya udah tau belum sih apa perbedaan pedagang dengan pengusaha?

Dari kata-katanya saja sudah beda pastinya dari segi makna pun berbeda.

Yap, jadi pedagang itu dalam kamus bahsa indonesia adalah orang yang mencari nafkah dengan berdagang. Sedangkan pengusaha ialah  orang yang mengusahakan (perdagangan, industri, dan sebagainya); orang yang berusaha dalam bidang perdagangan;saudagar;usahawan.

Dari pengertian diatas sepertinya sudah jelas apa perbedaan pedagang dengan pengusaha. Pedagang yang hanya berdagang hanya untuk mencari nafkah, cukup hanya untuk makan dan kebutuhan sehari-harinya. Lain halnya dengan pengusaha, mereka memang berdagang namun mereka punya Visi dan Misi untuk kedepannya. Tidak “flat” hanya seperti itu saja tanpa ada perkembangan dari apa yang diusahakannya.

Saatnya kembali ke lap,top. 😀

Emang bener yah, kalo jadi pedagang/pengusaha itu pilihan agar tidak diatur-atur?

Hmmm. Nyatanya pernyataan ini ambigu.

Seorang pedagang jika mau berjualan hanya sesuka hatinya saja pastinya para pelanggannya akan lari. Mau itu dalam hal produknya yang sesuai dengan keinginan pelanggan atau tidak, tentang kontinuitas nya ia berjualan dll. Sadar atau tidak sadar kita juga sedang diatur oleh kebutuhan kita sehari-hari, diatur oleh para pelanggan yang kita harus tau maunya apa dan bagaimana.

Tidak berbeda dengan pengusaha. Pengusaha juga secara sadar malah dia sudah diatur oleh visi dan misi nya untuk keberlangsungan usahanya.

Jadi, apapun itu yang kita kerjakan semua ada plus dan minusnya. Setiap pilihan pasti ada resiko. Kita yang memilih mana yang terbaik untuk diri kita saat ini dan akan datang.

“Only you know what the best for you”

kamu sudah  buat keputusan belum? mau jadi pengusaha atau jadi pedagang aja? 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *