MAU JADI PENGUSAHA SUKSES? KAMU HARUS LAKUKAN 5 LANGKAH INI!

Kategori Bisnis, Motivasi0 Komentar

Sebelum memutuskan menjadi seorang pengusaha, kita harus sadar bahwa menjadi pengusaha tidaklah semudah yang dibayangkan. Karena bisnis bukan untuk gaya-gayaan melainkan untuk kebermanfaatan.

Agar kamu kuat menjalani proses sampai kamu jadi pengusaha sukses, kamu harus selesaikan 5  langkah berikut ini:

  1. THINKING

Thingking merupakan hal yang paling mendasar sebelum semuanya berjalan, yaitu memikirkan dan memutuskan. Apa saja yang jadi bahasan thinking?

  1. Big why

Kamu harus punya BIG WHY. HARUS!!! Bayangin aja kalo kamu gak punya alasan untuk  mengerjakan sesuatu, pasti kamu akan malas-malasan, gak maksimal, dan bisa jadi kerjaan juga gak akan selesai. Kamu harus punya alasan mengapa kamu melakukan atau memilih hal tersebut. WHY nya harus BIG, entah itu karena ada keluarga yang harus dibahagiakan, atau apalah itu. So, apa BIG WHY mu?

  1. Personal Plan

Kalau sudah punya alasan kuat, berarti sekarang kamu harus menyusun rencana kedepannya. Pastikan susun rencana untuk diri sendiri terlebih dahulu, seperti self maping.

Self maping atau pemetaan diri sendiri bisa dimulai dengan menggunakan analisis SWOT. Analisis SWOT adalah singkatan dari strength, weakness, opportunity, dan threat, intinya sih metode untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan diri. Lalu kamu harus berkomitmen dengan waktu, memiliki INNER COACH dalam diri dan juga harus berani keluar dari zona nyamanmu. Sadar kalau jalan di depan tidak semulus jalan tol dan banyak rintangan yang harus dilewati.

  1. ACTION

Langkah kedua saatnya ACTION. Gak mungkin kan NATO (No Action Talk Only)?. Karena sesuatu yang tidak di-action-kan gak akan ada apapun yang terjadi. “Take action miracle happen, no action nothing happen”. Ada hal yang juga harus kamu punya sebelum action,

 

  1. Berilmu

Muadz bin Jabal berkata:

العِلْمُ إِمَامُ العَمَلِ وَالعَمَلُ تَابِعُهُ

“Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada dibelakang ilmu.”

“Niat dan amalan menurut Ibnu Taimiyah, jika tidak didasari dengan ilmu, maka yang ada hanyalah kebodohan dan kesesatan, serta memperturut hawa nafsu. Itulah beda antara orang Jahiliyyah dan orang Muslim”.

  1. Berani not Nekat

Beda antara berani dengan nekat. Kalau berani artinya kita sudah punya bekal ilmu dan hal lainnya. Sedangkan nekat berarti kita tidak memikirkan hal yang diperlukan saat memulai dan menjalani sebuah usaha. Jelas, ya?

  1. HABITS (kebiasaan)

Berkeputusan, sudah. Action, juga udah. Nah, action tadi haruslah menjadi sebuah kebiasaan kita didalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut kita susun saat diawal tadi ya, di bagian personal plan. Itulah yang kita kerjakan sehari-hari dan harus istiqamah atau konsisten. Menjadi seorang pengusaha harus disiplin dalam segala hal. Nah, kebiasaan ini haruslah dieksekusi lagi di langkah selanjutnya. Gimana, belum hang, kan?

  1. EFFECTIVE

Untuk menilai keefektifan habits tersebut, sebaiknya eksekusinya dipandu oleh seorang mentor ataupun coach. Apakah yang kita lakukan tersebut efektif atau tidak? maka mentor atau coach lah yang akan menilai hal tersebut.  Keuntungan memiliki seorang mentor ataupun coach adalah kita tidak menghabiskan waktu untuk belajar dari kesalahan. Kita belajarnya tidak nabrak-nabrak.

Dari langkah pertama, Thinking, dilanjut dengan Action, terus Action yang sudah menjadi Habits, dan di eksekusi ke-efektifan-nya, jika ternyata langkah itu tidak efektif maka kita ulang dari langkah pertama, yaitu THINKING dst. Jika sudah efektif , maka selanjutnya adalah :

  1. SUKSES

Inilah titik terakhir dari semua perjalanan panjang kita. Tapi, jangan puas sampai disini. sebab sukses sebenarnya tidak berujung. Akan ada lagi cobaan dan rintangan dihadapan kita. Karena, “SUCCESS IS NOT A DESTINATION, BUT IS A JOURNEY, Sukses bukanlah tujuan, tapi perjalanan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *